ISTIKHOROH ADALAH HIDUPKU
ISTIKHOROH ADALAH HIDUPKU
Assalamualaikum teman teman
Apakabar ????
Semoga hari esok lebih baik dari hari ini dan barokah...Amiin
latar belakang :
1. berbagi pengalaman.
2. mengajarkan untuk selalu bersyukur.
3. melibatkan pencipta disetiap detik.
KETERANGAN ISTIKHOROH
Saya adalah seorang mahasiswi ITTelkom Surabaya yang mengambil jurusan Teknik Komputer angkatan 2019. Dikelas ada 4 cewek dan lainnya cowok, dosen dosen nya juga rata rata cowok. sebelum masuk Kampus sini saya punya cerita nih......kepo enggk???
jadi gini saya sebelum memutuskan kuliah diTelkom punya banyak harapan dan cita cita. jadi ketika kelas 3 SMA saya lagi suka banget lagi suka mendalami sesuatu yaitu Tahfidz tapi saya dibimbangkan oleh guru BK SMA. Karena guru BK tidak percaya kalau saya tidak lanjut kuliah tapi saya tetap mengikuti tahap untuk pendaftaran SNMPTN walaupun saya tidak ingin kuliah dulu dan pengen ke suatu ma'had untuk ngatamin 30 juz hafalan saya. coba kalian jadi saya pasti bimbang juga lah, iya lah pasti bimbang dan saya harus melakukan Sholat ISTIKHOROH dan diiringi Sholat Hajat setiap hari karena apa? karena pasti jalan yang terbaik pasti menurut allah. walaupun itu keputusan tidak sesuai ekpetasi kalian tapi allah lebih memilihkan untuk hal tersebut pasti ada hikmah dibalik itu semua. jadi syukuri aja lah ya...
sebelum perenkingan untuk daftar SNMPTN saya menghadap kepala sekolah untuk ijin tidak ikut ujian karena ada ujian untuk masuk ke suatu ma'had. setelah selesai mengikuti rangkaian tes ma'had alhamdulillah allah menjawab doa saya dan saya mau dikirim ke jakarta untuk karantina tahfidz selama 1 minggu. dan lebih kagetnya lagi saya juga lolos perenkingan sekolah untuk mengikuti pendaftaran SNMPTN. lebih bingung enggk kalian jadi saya???
bingung lah pasti.....
tapi yaudahlah kan saya punya istikhoroh pasti itu jawaban yang terbaik dari yang maha pencipta. Akhirnya allah memberikan jawaban kalau saya menunda untuk tidak kuliah dan saya tetap menunggu keberangkatan ke Jakarta. hari demi hari berlalu, minggu demi minggu kulewati. pagi pagi sekali ayah saya telpon dan mengabarkan kalau ma'had itu sudah dibekukan karena ada masalah yang memang tidak bisa dilanjutkan lagi. seketika itu saya menangis dan patah harapan yang lebih parah lagi saya harus kemana(bingung banget). saya sempat marah kepada diri saya sendiri.


Masyaallah dede Karisma, ee.. Dinda Karisma ternyata seorang Hafidza. Cita2ku dulu entah kapan bisa.. :(
BalasHapusHehehe alhamdulillah
BalasHapus